Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2024

Garis Keturunan

Garis keturunan  Dara dan keluarganya berangkat ke Sumatera Barat untuk berlibur. Salah satu tempat yang mereka kunjungi adalah sebuah rumah gadang, rumah adat Minangkabau yang megah dan penuh sejarah. Sesampainya di sana, mereka disambut dengan ramah oleh warga sekitar, karena bertepatan dengan acara "makan bajamba," sebuah tradisi makan bersama dalam budaya Minang. Saat mereka turun dari mobil, seorang pemuda berkulit sawo matang dengan senyum ramah mendekati mereka. Namanya Andra, dia bertugas menjadi pemandu untuk wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat budaya Minangkabau. Andra memperkenalkan diri, lalu mempersilakan keluarga Dara masuk ke dalam rumah gadang. Suasana rumah yang megah dengan ornamen khas Minangkabau membuat Dara kagum. Dari awal, ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada Andra—kesantunan dan cara bicaranya yang tenang. “Selamat datang di rumah gadang. Hari ini kebetulan kita sedang mengadakan makan bajamba, sebuah tradisi makan bersama yang biasanya di...

Pusako Tinggi

Gambar
  Pusako Tinggi      Udara kamar sudah terasa panas karena mentari sudah menampakkan sinarnya yang terang benderang. Jendela kamar yang masih tertutup sehingga tiada sirkulasi udara ke kamar. Ujang, masih juga belum bangkit dari tempat tidurnya.      Baginya tempat tidur adalah tempat untuk menghabiskan waktu sepanjang hari dan ia baru akan bangkit dari tempat tidur ketika senja akan tiba. Karena senja akan membuka pikirannya untuk memulai kegiatan untuk mencari uang. Baginya tidak penting uang itu halal ataupun haram.      Kebiasaan yang dilakukannya jika malam tiba yaitu mencuri ternak warga seperti ayam, kambing, ataupun itik milik warga kampungnya. Dalam menjalankan aksinya, ia tidak sendiri melainkan dibantu oleh sahabat kecilnya yang satu profesi bernama Jurai. Jika Jurai sudah tiba di rumah, mereka akan pergi ke warung kopi.       Sambil menyeruput kopi yang sudah dipesan, Ujang dan Jurai mendiskusikan ternak s...

Lestari Budaya

  Lestari Budaya    Di bawah sinar matahari yang terik ada seorang wanita paruh baya yang sedang terlihat mencari seseorang. Wanita tersebut menoleh ke kanan dan ke kiri mencari putri tunggalnya yang beberapa menit lalu menelponnya agar segera di jemput.    Wanita tersebut bergumam “Kemana anak itu? Tadi suruh aku segera jemput, sudah banyak anak-anak yang keluar gerbang tapi dia? Sampai sekarang masih ndak nampak batang hidung nya.”    Wanita tersebut masih terus mencari hingga netranya menangkap seorang gadis ber rok dongker melambaikan tangan padanya.    “Ahh, itu dia.” kata wanita paruh baya tersebut sambil melambaikan tangannya dan mengisyaratkan kepada anak itu agar bergegas menuju dirinya.    Anak yang di isyaratkan pun mengerti dan bergegas berlari menuju ibunya yang berada di atas motor yang sudah di starter itu.    “Bundo! Sudah lama Bundo menunggu Thania?” tanya Thania pada wanita di depannya.    “Iyo,...